PUISI NURANI

DIAM

Dalam kesendirian, aku diam
Tak sepatahkatapun yang terucap
Mengembara alam pikiranku
Menembus cakrawala hati

Dalam keramaian, aku juga diam
Hanya mampu melihat
Bergumam dalam hati
Apa yang pantas aku ucap!

Dalam hidup ini aku lebih banyak diam
Diam…melihat kezhaliman penguasa
Diam…melihat kemiskinan yang ada
Diam…melihat kebodohan bangsaku
Diam…melihat ketidakadilan yang merajalela

Dalam diam, aku berbicara
Mengapa dan kenapa ini terjadi
Disaat aku terdiam, tak berdaya
Dimana suara-suara itu bersembunyi
Dimulut ataukah dilubuk hati

Jangan hanya diam bung, bergeraklah, majulah, mari kita rubah bangsa ini menjadi lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.